Pemaknaan Pengelolaan Radio Komunitas Secara Profesional dan Partisipasi (Studi Kasus Radio Silaturahim AM 720)

  • Ade Fadli Fachrul
Keywords: Community Radio, Professional, Participation

Abstract

The study aims to find answers about the definition of a professional to manage community radio and how to build a participatory community radio with the corresponding reference. This research uses qualitative descriptive konstruktivistis paradigm that will depict the real conditions and the existence of Radio friendship. The conclusion that in the management of community radio professional aspect is absolutely necessary as the demand to continue broadcasting in order to expand the number of listeners as well as for the management of radio quality. By upholding the professional level will provide improved quality and audience loyalty will be maintained and sustained. Community radio can survive by increasing the amount of audience participation, because community radio was born and grew from the desire of the community this sendiri.Partisipasi not merely as a listener but an active contribution in the form of donors, thinking, evaluation and monitoring of the sustainability of the radio broadcasts.

References

Abe, Alexander. Perencanaan Daerah Partisipatif. Solo: Penerbit Pondok Edukasi, 2002.
Ach, Wazir Ws., et al., ed. Panduan Penguatan Manajemen LembagA Swadaya Masyarakat. Jakarta: Sekretariat Bina Desa, 1999.
Ardianto, Elvinaro dan Erdinaya, Lukiati Komala. Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung: Semiotika Rekatama Media, 2005.
---------------- dan Anees, Bambang Q. Filsafat Ilmu Komunikasi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2009.
Arifin, Anwar. Sistem Komunikasi Indonesia. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2011.
Astuti, Indra Santi. Jurnalisme Radio: Teori dan Praktek. Bandung: Simbiosa Media Tama, 2009.
Bungin, Burhan. Penelitian Kualitatif : Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana, 2007.
Maryani, Eni. Media dan Perubahan Sosial Suara Perlawanan Melalui Radio Komunitas, Bandung: Rosdakarya, 2011.
Hamid, Farid Budianto. Buku Bimbingan Pedoman dan Prosedur Penyusunan Tesis. Universitas Mercu Buana. Jakarta, 2011.
Isbandi, Rukminto Adi. Perencanaan Partisipatoris Berbasis Aset Komunitas: dari Pemikiran Menuju Penerapan. Depok: FISIP UI Press, 2007.
Kansong, Usman. Ekonomi Media. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2009.
Keraf, A Sonny. Etika Bisnis Tuntutan dan Relevansinya. Jakarta: Kanisius, 1997.
Masduki. Menjadi Broadcaster Profesional. Jogyakarta: Pustaka Popular LkiS, 2004.
Mikkelsen, Britha. Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya-upaya Pemberdayaan: Sebuah Buku Pegangan bagi Para Praktisi Lapangan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1999.
Moeljono, Djokosantoso. Budaya Korporat dan Keunggulan Korporasi. Jakarta: Gramedia, 2004.
Moleong, Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000.
Muhajir, Noeng. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarakin, 2000.
Rachmiatie, Atiek. Radio Komunitas Eskalasi Demokratisasi Komunikasi.Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2007.
RiswandI. Dasar-dasar Penyiaran. Jakarta: Graha Ilmu dan Universitas Mercu Buana, Jakarta, 2007.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta, 2009.
Sutopo, HB. Metodologi Penelitian Kualitatif : Dasar Teori dan Terapannya Dalam Penelitian. Surakarta: UNS Press, 2006.
Uchyana, Effendy Onong. Regulasi Penyiaran dari Otoriter ke Liberal. Jogyakarta: LkiS, 2007.
Hakam, Ulil. ”Konvergensi Media Dalam Radio Komunitas (Studi Pada Radio Komunitas Angkringan di Timbulharjo, Sewon, Bantul)” Volume 13. No. 1 Juni 2011.
Hadi, Agus Purbathin. “Radio Komunitas Sebagai Media Penyiaran Alternatif Untuk Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan”, Fakultas Pertanian Universitas Mataram, Tanpa tahun.
Jurriens, Edwin. “Radio Komunitas di Indonesia: “New Brechtian Theatre” di Era Reformasi” School of Asian, African and Amerindian Studies. Leiden University, Antropologi Indonesia, 2003.
Muktaf, Zein Muffaih. Peran Radio Komunitas Dalam Membangun Demokratisasi Partisipatoris di Tingkat Masyarakat Desa. Universitas Muhammadiyah Yogyakarya, 2008.
Birowo, Mario Antonius. Melawan Hegemoni Media dengan Strategi Komunikasi Berpusat pada Masyarakat, Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 1 Nomor 1 Juni Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta. 2004.
-------------. Revitalisasi Komunikasi Partisipatif : Suatu Keharusan. Jurnal Komunikasi Vol 2. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta. 2004.
Masduki. Perkembangan dan Problematika Radio Komunitas di Indonesia, Jurnal Ilmu Komunikasi Volume 1 Nomor 1 Juni 2004. Yogyakarta:Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Tripambudi, Sigit. Radio Komunitas Sebagai Media Alternatif untuk Pemberdayaan Masyarakat, Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 9 Nomor 1 September 2011.
Ch, Dede Lilis dan Nova Yulianti. “Mengusung Radio Komunitas Sebagai Basis Kearifan Lokal”, diakses15 Agustus 2013 dari http://komunikasi.unsoed.ac.id
diakses 15 Januari 2012 dari http://en.wikipedia.org/wiki/radio
diakses 15 Desember 2012 dari http://industri.kontan.co.id/news/ belanja-iklan-tahun-ini-bisa-naik-rp-90-triliun
diakses 15 Desember 2012 dari www.aliansiradioislam.com/new/wilayah jabodetabek
diakses 30 Agustus 2013 dari http://kbbi.web.id
diakses 30 Agustus 2013 dari http://www.businessdictionary.com
Brosur Radio Silaturahim
Undang-Undang Penyiaran No. 32 tahun 2002 (UU 32/2002)
Published
2017-08-18
Section
Artikel